Biaya Perang AS-Iran Tembus Rp507 Triliun, Kongres Soroti Anggaran
Amerika Serikat disebut telah menghabiskan Rp507 triliun untuk operasi militer melawan Iran sejak konflik pecah Februari 2026.
Pedagang melayani pembeli di Pasar Bersehati Manado, Sulawesi Utara, Kamis (27/2/2025). ANTARA FOTO/Yegar Sahaduta Mangiri
YOGYAKARTA—Pemerintah Daerah (Pemda) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memastikan ketersediaan stok pangan di seluruh wilayah DIY menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 dalam kondisi aman dengan harga yang relatif terkendali.
"Dapat disimpulkan bahwa hasil pemantauan menunjukkan kondisi dan distribusi pasokan pangan DIY aman," ujar Kepala Biro Perekonomian dan SDA Setda DIY Eling Priswanto di Yogyakarta, Sabtu.
Pemda DIY bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), kata dia, terus memantau ketersediaan pasokan dan perkembangan harga pangan di pasar agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi selama periode Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).
Meski terjadi kenaikan harga pada beberapa komoditas seperti cabai, bawang merah, telur, dan ayam, namun berdasarkan neraca ketersediaan dan kebutuhan pangan pokok per Desember 2025, seluruh komoditas di wilayah DIY masih dalam kategori surplus dan aman hingga akhir tahun.
"Terkait harga memang ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan, namun masih dalam rentang yang belum terlalu tinggi," ujar dia.
Eling menyebut kenaikan harga pada sejumlah komoditas tersebut tidak bersumber dari meningkatnya permintaan masyarakat, melainkan dipicu oleh faktor eksternal.
Dia mengakui perubahan iklim dan cuaca ekstrem, peralihan komoditas oleh petani, serta bencana alam turut memicu penurunan produksi cabai yang berdampak pada harga secara nasional.
"Masyarakat diharapkan bijak dan hemat dalam berbelanja dengan mengutamakan kebutuhan serta menjaga rasionalitas. Pedagang pasar juga diharapkan menjaga ekspektasi dan tidak memainkan harga," kata dia.
Kepala Tim Perumusan Kebijakan Ekonomi dan Keuangan Daerah Kantor Perwakilan BI DIY Arya Jodilistyo menambahkan, berdasarkan siklus lima tahun terakhir, komoditas penyumbang inflasi pangan seperti cabai, bawang merah, dan telur ayam ras memang menunjukkan tren peningkatan inflasi pada bulan Desember.
"Kenaikan harga beberapa komoditas tersebut tidak hanya terjadi di DIY, tetapi juga berskala nasional. Namun jika berkaca pada data, harga-harga tersebut sudah mulai menunjukkan tren penurunan," ucap Arya. ANTARA
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Amerika Serikat disebut telah menghabiskan Rp507 triliun untuk operasi militer melawan Iran sejak konflik pecah Februari 2026.
Prabowo menyaksikan penyerahan Rp10,27 triliun hasil penertiban kawasan hutan. Dana ini bisa renovasi 5.000 puskesmas.
Perahu nelayan terbalik di Pantai Baru Bantul, satu orang hilang. Tim SAR masih lakukan pencarian di tengah gelombang tinggi.
Kemenhaj temukan dugaan pungli layanan kursi roda haji di Makkah. Tarif mencapai Rp10 juta, jauh di atas harga resmi.
Harga sapi impor naik, peternak lokal diuntungkan. Namun pakar UGM memperingatkan ancaman serius bagi populasi sapi nasional.
Huawei MatePad Pro Max siap meluncur dengan RAM hingga 20GB, layar OLED 144Hz, dan baterai 10.400 mAh.