Aksi Teatrikal Warnai Peringatan 30 Tahun Kudatuli di Kantor PDIP
PDIP memperingati 30 tahun Kudatuli dengan aksi teatrikal, ritual adat, dan pembacaan puisi di Gedung DPP PDIP di Jakarta.
Badan Gizi Nasional (BGN) bergerak membenahi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui serangkaian langkah guna menutup celah kebocoran anggaran sekaligus memastikan program lebih tepat sasaran. /Antara.
JAKARTA—Badan Gizi Nasional (BGN) bergerak membenahi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui serangkaian langkah guna menutup celah kebocoran anggaran sekaligus memastikan program lebih tepat sasaran.
.jpg)
Langkah BGN untuk Pembenahan
1. Melakukan moratorium sementara pembangunan satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG).
2. Mengevaluasi penerima manfaat agar lebih terarah kepada kelompok prioritas.
3. Memperkuat pembinaan dan standardisasi SPPG.
4. Mengoptimalkan SPPG yang telah beroperasi.
5. Menata agar SPPG merata di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
6. Membuka peluang kolaborasi dengan badan usaha milik negara dan swasta melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).
7. Meningkatkan sistem pengendalian internal dan integrasi data.
Tujuan Pembenahan
* Memastikan MBG memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat.
* Memastikan MBG lebih tepat sasaran dan berkelanjutan.
* Meningkatkan efektivitas pelaksanaan MBG.
Capaian MBG & Realisasi Anggaran (Data Kementerian Keuangan, 5 Juni 2026)
Penerima Manfaat: 63,13 juta
Jumlah SPPG: 29.679
Realisasi Anggaran: Rp88,15 triliun (26,3% dari total anggaran 2026 sebesar Rp268 triliun).
Pernyataan Kepala Badan Gizi Nasional
"Fokus kami saat ini adalah memastikan program MBG berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat. Kami melakukan penataan pelaksanaan program agar kualitas layanan dapat ditingkatkan." Nanik S. Deyang, Kepala Badan Gizi Nasional.
Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Agustina Arumsari menyatakan pihaknya akan mengintegrasikan sistem data untuk memperbaiki tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar memenuhi target peningkatan kualitas gizi bangsa.
Agustina yang memiliki latar belakang sebagai auditor tersebut mengakui bahwa hari ini memang masih hari pertama melaksanakan tugas sebagai wakil kepala BGN, sehingga belum ada inovasi-inovasi konkret yang dilakukan, tetapi ia berkomitmen untuk membenahi tata kelola MBG lewat perbaikan sistem.
"Kalau inovasi konkretnya apa, mungkin secara detail belum ya, tetapi yang saya sudah sepintas tahu memang ada portal MBG, dialur, sistem-sistem yang ada di sini seperti Sistem Informasi Pemenuhan Gizi Nasional (SIPGN) dan sebagainya. Hari ini, saya sepintas sudah melihat belum terintegrasi, kemudian proses validasinya sebenarnya belum ada. Jadi, hal-hal itu yang nanti akan menjadi perhatian saya," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
PDIP memperingati 30 tahun Kudatuli dengan aksi teatrikal, ritual adat, dan pembacaan puisi di Gedung DPP PDIP di Jakarta.
Rusia mengklaim menyerang pusat logistik dan fasilitas produksi drone Ukraina, sementara Iran memprotes serangan Ukraina di Laut Kaspia.
Pemkot Semarang menginstruksikan OPD dan warga siaga penuh menghadapi kemarau ekstrem 2026 untuk mencegah kebakaran dan gangguan kesehatan.
Distribusi Minyakita melalui BUMN mencapai 50,16%, namun harga rata-rata nasional masih berada di atas HET Rp15.700 per liter.
PDIP Kota Yogyakarta menanam 300 pohon, menggelar simulasi bencana, dan pelayanan kesehatan lansia saat pelantikan pengurus.
Samsung Galaxy Watch Ultra2 hadir dengan fitur kesehatan berbasis AI untuk trail running, diving, dan pemantauan kebugaran harian.