JK di Harvard: Perang, Bencana, dan Korupsi Tekan Ekonomi Indonesia
Jusuf Kalla di Harvard menyoroti empat tantangan ekonomi Indonesia, mulai dari perang global, bencana alam, korupsi hingga kebijakan anggaran.
Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas penanganan sejumlah bencana di Indonesia melalui konferensi video di Jakarta, Senin (7/9/2026). ANTARA/YouTube/Sekretariat Presiden/Maria Cicilia Galuh/am.
JAKARTA—Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mendorong peningkatan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana alam karena Indonesia berada di kawasan Cincin Api Pasifik (Ring of Fire) yang memiliki potensi tinggi mengalami berbagai bencana.
"Ini adalah takdir kita, negara yang berada di lingkaran api, di Ring of Fire. Jadi, ini membawa kita untuk kita harus siap menghadapi keadaan seperti ini setiap saat," kata Prabowo saat membuka rapat terbatas secara virtual untuk membahas penanganan sejumlah bencana di Istana Merdeka, Jakarta, Senin.
Sebagaimana dipantau melalui tayangan langsung YouTube Sekretariat Presiden, Presiden Prabowo mengatakan pemerintah saat ini menghadapi sejumlah kondisi kebencanaan, mulai dari gempa di Flores, disusul aktivitas Gunung Anak Krakatau hingga kebakaran hutan dan lahan yang masih menjadi persoalan.
Menurutnya, kondisi geografis Indonesia tersebut harus menjadi pelajaran bagi pemerintah untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kemampuan menghadapi bencana. Prabowo juga menyatakan alokasi anggaran untuk mitigasi bencana harus ditambah secara signifikan.
"Pelajaran juga bagi kita, bagi pemerintah yang saya pimpin, alokasi anggaran untuk mitigasi bencana harus kita tambah secara signifikan," ujar Presiden prabowo.
Lebih lanjut, Presiden meminta jajarannya untuk menyiapkan sumber daya dan peralatan penanganan bencana sebelum kejadian berlangsung.
Presiden menginstruksikan penyusunan master plan mitigasi bencana yang menyeluruh dan masif. "Jadi nanti kita siapkan master plan yang menyeluruh dan yang masif," ucapnya.
Prabowo juga meminta penyediaan lebih banyak helikopter, pompa air, kendaraan pemadam kebakaran hingga ekskavator berukuran kecil di wilayah desa yang rawan mengalami kebakaran hutan.
Selain itu, pemerintah akan berupaya untuk meningkatkan pemanfaatan pesawat untuk melakukan modifikasi cuaca. Selain itu mengkaji terkait penggunaan drone yang mampu membawa dan menjatuhkan air untuk membantu penanganan kebakaran hutan (karhutla).
"Jadi kita persiapan mengatasi mitigasi, jangan menunggu kejadian. Jauh sebelumnya harus kita siapkan," kata Prabowo.
Dalam rapat tersebut, Prabowo juga meminta laporan mengenai perkembangan penanganan gempa Flores, aktivitas Gunung Anak Krakatau, dan karhutla dari pemerintah daerah serta sejumlah kementerian dan lembaga terkait.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Jusuf Kalla di Harvard menyoroti empat tantangan ekonomi Indonesia, mulai dari perang global, bencana alam, korupsi hingga kebijakan anggaran.
PHRI DIY menyoroti penginapan yang diduga belum berizin di Gumaton dan Jeron Beteng serta potensi kebocoran PAD Kota Jogja.
Ahli paru Tjandra Yoga Aditama mengingatkan risiko vape, mulai dari cedera paru-paru hingga gangguan kardiovaskular dan perkembangan otak.
SPPG Banjarharjo II di Muntuk, Dlingo, Bantul, kembali beroperasi sejak 19 Oktober setelah melengkapi kebutuhan tenaga inti.
Pemkab Bantul menyiapkan pemindahan rute jeep wisata dari zona inti ke zona penyangga Gumuk Pasir untuk menjaga kelestarian bentang alam barchan.
Kementerian PKP menargetkan bedah 10.300 rumah tak layak huni di DKI Jakarta pada 2026 untuk meningkatkan kualitas hunian masyarakat berpenghasilan rendah.