Komdigi Sebut 200 Ribu Anak Indonesia Terpapar Judi Online
Meutya Hafid mengungkap hampir 200 ribu anak di Indonesia terpapar judi online, termasuk 80 ribu anak di bawah usia 10 tahun.
Siswa madrasah Ibtidaiyah Al Amin, Jakarta, saat menyantap menu program Makan Bergizi Gratis (MBG), Selasa (26/8/2025). ANTARA/HO-Kemenag
JAKARTA—Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan komitmen pemerintah dalam menjamin kehalalan dan kualitas gizi makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Nasaruddin menyampaikan seluruh makanan yang dibagikan di sekolah-sekolah, termasuk madrasah, telah melalui pengawasan ketat, termasuk dari sisi kehalalan.
"Insya Allah seluruh makanan yang dibagi di seluruh Indonesia itu terjamin kehalalannya. Kami mengikuti perkembangan dan pimpinan perusahaan penyedia makanan sudah diwanti-wanti untuk memastikan makanan yang diberikan halal dan bergizi," ujar Nasaruddin di Jakarta, Selasa.
Program MBG menyasar seluruh pelajar dari tingkat SD hingga SMA, baik di sekolah umum maupun madrasah, termasuk balita dan ibu hamil. Nasaruddin menyebut hal ini sebagai bagian dari visi besar Presiden Prabowo dalam menciptakan generasi unggul.
"Tidak boleh lagi ada anak-anak yang tidak sekolah. Kalau bapaknya miskin, anaknya tidak boleh miskin. Harus lahir anak-anak kaya, anak-anak pintar. Itu cita-cita besar Presiden kita," kata dia.
Terkait mekanisme pengawasan, Nasaruddin mengungkapkan Kementerian Agama telah menjalin kerja sama dengan penyedia layanan MBG, termasuk dalam pengawasan kualitas gizi dan distribusi makanan ke seluruh madrasah di Indonesia.
"Kontrol kualitas kami dampingi, dari variasi menu seperti telur, daging, ikan, dan sayur, agar anak-anak tidak bosan. Semua dikontrol melalui sistem yang terhubung internet. Jika ada kendala, termasuk soal distribusi atau kualitas, bisa langsung diketahui," kata dia.
Di sisi lain, Ia juga menyoroti pentingnya kebersihan tangan siswa saat mengonsumsi makanan.
"Kadang makanannya bersih, tapi tangannya tidak. Ini bisa sebabkan masalah kesehatan. Maka sekolah juga harus menyediakan fasilitas cuci tangan yang layak," kata Nasaruddin.
Imam Besar Masjid Istiqlal ini berharap agar program MBG dapat mencetak generasi cerdas dan sejahtera. "Semoga anak-anakku semua bahagia, encer otaknya, mencerna pelajaran pokok, dan menjadi orang yang pintar," kata dia. ANTARA
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Meutya Hafid mengungkap hampir 200 ribu anak di Indonesia terpapar judi online, termasuk 80 ribu anak di bawah usia 10 tahun.
Hari Keluarga Internasional 2026 menyoroti dampak ketimpangan sosial terhadap kesejahteraan anak dan kondisi keluarga.
Enam wakil Indonesia gugur di Thailand Open 2026. Leo/Daniel dan Hira/Jani jadi harapan terakhir menuju semifina
PSEL Regional DIY mundur hingga 2028, DLH Sleman bentuk pendamping pengelolaan sampah di 17 kapanewon dan 86 kalurahan.
Simak daftar lengkap jalur Trans Jogja aktif beserta tarif terbaru dan sistem pembayaran nontunai di Yogyakarta.
Dengan cakupan rute yang menjangkau wilayah Sleman hingga kawasan barat Kota Jogja, operasional Bus DAMRI Jogja–YIA diharapkan dapat mendukung mobilitas penumpa