Menyapa Nusantara

Mentan Sebut Lima Perusahaan Sapi Perah Serius Investasi di RI

News Editor
Kamis, 07 November 2024 - 06:07 WIB
Maya Herawati
Mentan Sebut Lima Perusahaan Sapi Perah Serius Investasi di RI Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman ditemui di Kantor Kementerian Pertanian Jakarta, Senin (28/10/2024). ANTARA/Muzdaffar Fauzan - am.

JAKARTA—Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyatakan ada lima perusahaan industri sapi perah internasional yang berasal dari Qatar, Brazil, Amerika Serikat, dan Vietnam yang serius untuk berinvestasi di Indonesia.

"Ada lima, ada dari Qatar, ada dari Brazil itu dua, kemudian kalau tidak salah dari Amerika, dan Vietnam," kata Mentan Amran ditemui di Jakarta, Senin.

Mentan Amran mengatakan, untuk mengakselerasi realisasi investasi di sektor pangan ini, dirinya pada Jumat akan menemani Duta Besar Vietnam untuk membahas lebih lanjut rencana investasi pengolahan susu sapi tersebut.

"Besok Dubesnya datang lagi, Dubes dari Vietnam. Karena beliau justru mengejar kita," katanya.

Disampaikan Mentan, para investor tersebut bisa membangun industrinya di Sulawesi Tengah, Kalimantan, dan Merauke.

"Lahan kita banyak, sekarang ini kita beri pilihan pada investor," ujarnya

Lebih lanjut ia mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan kementerian/lembaga terkait, guna memastikan investasi di industri pengolahan susu sapi ini bisa segera direalisasikan di Indonesia.

"Jangan kita persulit investor supaya mereka nyaman investasi di Indonesia. Kata kuncinya adalah beri kenyamanan investor, khususnya sektor pertanian, kami yang kawal masuk," katanya.

Sebelumnya, Kementerian Pertanian (Kementan) menegaskan bahwa tidak ada rencana untuk mengimpor 1,8 juta ton susu dari Vietnam untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.

Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Informasi Publik Kementerian Pertanian Moch. Arief Cahyono dalam keterangan di Jakarta, Minggu (27/10) mengatakan bahwa Kementan tidak ada rencana melakukan impor tersebut, namun lebih mengajak investor dari Vietnam untuk membangun industri sapi perah di Tanah Air.

"Perlu ditegaskan bahwa Indonesia tidak merencanakan impor 1,8 juta ton susu dari Vietnam. Kebijakan yang diinisiasi oleh Kementan adalah mengundang investor asal Vietnam untuk membangun industri sapi perah di Indonesia dengan tujuan meningkatkan produksi susu nasional, bukan untuk mengimpor produk susu," kata Arief. ANTARA

Sumber : Antara

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terbaru

Perbaikan Sekolah Rusak di Indonesia

Perbaikan Sekolah Rusak di Indonesia

Menyapanusantara | 4 weeks ago
Cegah Penyakit Ginjal

Cegah Penyakit Ginjal

Menyapanusantara | 1 month ago

Advertisement

Sekolah Rakyat dan Jalan Keluar Kemiskinan

Sekolah Rakyat dan Jalan Keluar Kemiskinan

Menyapanusantara | 1 month ago
Ekspor Kelapa Indonesia Melesat

Ekspor Kelapa Indonesia Melesat

Menyapanusantara | 1 month ago

Advertisement

Harian Jogja
Cara Tebus Pupuk Bersubsidi

Cara Tebus Pupuk Bersubsidi

Menyapanusantara | 2 months ago
Babak Baru Penanganan Sampah di Indonesia

Babak Baru Penanganan Sampah di Indonesia

Menyapanusantara | 2 months ago
Pelindungan Pekerja Migran Perempuan

Pelindungan Pekerja Migran Perempuan

Menyapanusantara | 2 months ago

Advertisement

Advertisement